It's about my school life : OSIS
Hai hai hai guys, kali ini saya kembali dengan cerita pengalaman dan manfaat yang saya dapat dari bergabung di OSIS SMA karena sudah sewajarnya yah lah saya bahas yang berhubungan dengan masa SMA secara judul blognya sayakan "Blog Anak SMA" tapi sepertinya sudah harus ganti judul dehh, guekan udah lulus, bukan anak SMA lagi hihihi. Okayy langsung saja dibaca pengalamannya saya, lumayan buat yang masih ragu mau masuk OSIS dan buat kakak dimisioner yang pengen nge-flasback hiyahiya sini saya bantu...
Jadi.... jiwa pemburu organisasi ku sudah dimulai sejak masih SMP. Di
SMP saya sudah aktif di banyak organisasi dan menjadi pengurus inti di beberapa
organisasi bahkan pernah menjabat sebagai Wakil Ketua OSIS (walau tidak
dianggap dan tidak dikenal sama sekali wkwkwk).
Memasuki SMA, saya memutuskan untuk tidak akan terlibat lagi
dalam OSIS karena waktu itu prinsip ku pengen ngeAmbis di SMA. Benar-benar
tidak berniat untuk mendaftar OSIS, tapi karena paksaan dan anggap saja ancaman
dari seorang kakak kelas yang memaksa untuk ikut mendaftar dalam kepengurusan
OSIS, maka berakhir lah saya di organisasi ini . Prinsip yang saya pegang ketika
awal-awal masuk SMA runtuh ketika tau saya lulus menjadi anggota OSIS. Hal terpikirkan
pertama kali ketika tau lulus tes yaitu waktu belajar yang akan terbagi dengan
kesibukan menjadi babu sekolah. Awal-awal kepengurusan, karena saya yang
memang dari awal tidak berniat untuk ikut OSIS, rasanya belum menikmati bahkan
terbesit di pikiran untuk mengundurkan diri. Namun setelah melakukan beberapa
program kerja di situ saya mulai sadar kalau aktif dalam OSIS itu sangat
menyenangkan dan bermanfaat. Salah satu program kerja yang berkesan bagi
saya yaitu PENSI, jujur di program inilah saya benar-benar tau ooh begini yah rasanya jadi anak OSIS di
SMA? (sangat berbeda dengan OSIS SMP).
Sudah menjadi popular opinion kalau masuk OSIS itu bisa
dapat banyak feedback terutama untuk masa depan. Begitupun dengan yang saya
alami, ada banyak sekali manfaat yang saya dapat yang mungkin tidak saya dapatkan dari
organisasi-organisasi lain yang saya ikuti di SMA.
Terkenal di kalangan warga sekolah
Bukan menjadi rahasia umum yah kalau jadi pengurus OSIS
bakalan dikenal banyak orang. Secara jadi siswa yang sering tampil di depan umum. Jangan kaget ketika kelak kamu jadi kakak-kakak OSIS, diawal-awal pembukaan
pendaftaran anggota OSIS baru, akan ada banyak adik kelas yang mendekati (yang kakak OSIS pasti you know lah yah mksudnya…..
wkwk). Gak cuma terkenal di sekolah, kamu juga bakalan jadi siswa yang kenal
dengan banyak warga sekolah. Tapi jika kamu punya motivasi masuk OSIS biar
terkenal, menurutku itu ngak banget yah dan percayahlah kamu tidak akan sanggup
dengan tanggung jawab yang diberikan jika tujuannya hanya ingin terkenal.
Belajar banyak hal dan melatih tanggung jawab
YASS, salah satu point terpentingnya di sini. Tugas dari
pengurus OSIS itu gak sedikit dan di sini kita benar-benar dilatih untuk bisa
bertanggung jawab dengan tugas tersebut. Terlebih bekerja di bawah tekanan dan
tuntutan Kepsek, Pembina OSIS, Guru-guru yang benci dengan organisasi OSIS
(hihihi) ataupun para kakak-kakak kelas yang banyak tuntutannya ke OSIS. Yang mana itu
bakalan melatih kamu untuk terbiasa bekerja di bawah tekanan dan bermanfaat
untuk masa depan. Dan dari tugas-tugas tersebut banyak menurutku program
ataupun pekerjaan yang menurutku keren sih. Kebayang gak berkat OSIS kamu jadi
bisa bekerjasa sama dengan instansi-instansi pemerintahan, lembaga masyarakat,
punya kontak orang-orang penting di pemerintahan, banyak koneksi atau bahkan bekerjasama
dengan artis dan perusahan-perusahan yang jadi sponsor proker kita. Pokoknya
keren deh (walaupun gue gak pernah kebagian tugas ini sih wkwkwk). Di OSIS juga
kamu bisa sekalian belajar surat-menyurat (Bukan belajar buat surat cinta yah pastinya…….hihihi
maap receh)
Belajar membagi waktu
Pastinya, masuk OSIS harus bisa membagi waktu antara belajar
dengan kegiatan OSIS. Oleh karena itu OSIS banyak mencetak anggota-anggotanya
yang pintar membagi waktu, berprestasi walau aktif di kepengurusan. Dan
percayalah saya bukan orang itu wkwkwkwk. Saya salah satu anggota yang bisa
dibilang gagal jadi anggota yang pintar membagi waktu, secara terlalu aktif di
OSIS (sangat aktif, lebih suka mengerjakan tugas OSIS, keluar saat jam
pelajaran….karena bolos itu asyik….. ssstt jangan dicontoh yah guys) dan menyepelehkan
belajar. Tapi yah prestasi gak buruk juga sih, masih sangat mendingan dibanding
teman-teman yang tidak aktif organisasi. Dan percayalah semua teman kelasku
yang masuk OSIS semua berprestasi, masuk rangkinglah, anak olimpiadelah, anak
debatlah, banyak dahhh. Jadi yang berpikir masuk OSIS bakalan sulit berprestasi,
ssst buang jauh-jauh pikiran itu guys karena itu gak terbukti di kami bahkan
justru kebalikannya gengsss.
Jadi gudang informasi dan gosip sekolahan
NAH yang anak OSIS pasti tau bangetlah dengan hal ini. Salah
satu manfaat masuk OSIS yahh ini, kamu bakalan tau banyak sekali
informasi-informasi penting yang mungkin tidak diketahui orang banyak. Akibatnya ketika di kelas teman-teman akan sering bertanya ke kamu tentang
sesuatu yag terjadi di sekolah atau bertanya informasi-informasi penting ke
kamu. Dan menurutku yang paling keren kamu Up to date sama gosip-gosip
di sekolahan, lumayanlah buat nge-gibah hihihihi (canda gengs… jangan dicontohi
lagi yah).
Melatih skill dan kehidupan bersosialiasi
Nah ini lagi manfaat yang kamu bisa dapat. Salah satu
skill yang dapat kamu latih di dalam OSIS yaitu skill berbicara di depan umum.
Dan ini wort it banget buat aku yang cadel dan pemalu (prettt). Punya
kekurangan cadel dulu membuatku malu untuk bicara di depan umum namun semenjak
negara api menyerang.. ehh maksudnya semenjak ikut OSIS di SMA saya jadi tidak
pemalu lagi untuk bicara di depan umum dan jadi bodoh amat dengan kekurangan
saya. Karena di OSIS kamu bakalan bertemu dengan berbagai karakter yang beragam
kayak kebun binatang, kamu dituntut untuk bisa bekerjasama dengan banyak
karakter itu, nah di sini skill bersosialisasi kamu dilatih. Di OSIS gue
benar-benar dilatih bagaimana menghadapi setiap karakter yang berbeda-beda itu.
Dilatih bagaimana menghadapi rekan kerja eeaa yang mungkin emosian, cerewet
(eeh itu saya sendiri kayaknya), rekan yang mungkin sulit untuk menerima
pendapat orang lain atau mungkin rekan yang pendiam.
Bisa Traveling
Nah ini yang saya suka… Berkat OSIS gue jadi bisa ke banyak
tempat, baik itu karena jalan-jalan OSIS, ataupun menjalankan program kerja
sambil jalan-jalan. Karena di OSIS kami punya program study banding, melalui
itu kami anggota OSIS bisa jalan-jalan sambil menjalankan program study banding
di sekolah kota yang lebih maju (walau kenyataannya lebih banyak jalan-jalannya
dibanding nge-study banding). Atau program kerja yang melakukan pelayanan di
desa terpencil, kan bisa traveling tuh. Atau ketika pergi melayat orangtua
murid yang meninggal, saya dan teman-teman jadi bisa tau banyak tempat di
Toraja.
Nah itu manfaat yang bisa kamu dapat dari menjadi
anggota OSIS, sebenarnya masih banyak namun tidak akan muat diceritakan dalam
tulisan ini. Intinya menyenangkan ikut organisasi terutama OSIS.
Jadi buat adiks-adiks yang baru akan masuk SMA, jangan ragu
untuk bergabung dalam OSIS, karena di situ kamu bisa merasakan artinya
kekeluargaan.
Sekian tulisan aku kali ini, yang mau menambahkan manfaat
masuk OSIS ataupun pengalaman yang gak bisa dilupakan dalam kepengurusan OSIS,
monggo tulis di kolom komentar eaaaaa.




Baca tak baca, yg penting komen hehe :)
ReplyDeleteHihihihi, komen anda sngat brharga, trima kasih sdh brkunjung
DeleteYg travelling kayaknya keren ya kaka, wajib dicoba wkwk
ReplyDeleteWajib banget dek 😂😂😂
Delete❤❤❤
ReplyDelete😊🙏
DeleteDitunggu blog selanjutnya ya sis❤
ReplyDeleteSiaaaap!!!
DeleteSaran: Mungkin bisa cerita pengalaman gabung di kelompok PA? Heheh
DeleteSipp trima kasih sarannya, ditunggu postingannya
Delete😍😍😍😍
ReplyDelete😊🙏
DeleteHiyahiyahiya sdh lulus tawwa nah masih kecill wkwkw :v
ReplyDeleteHusss iih jangan gitu dong, kamu jga sdh lulus masih kecil 😝
Delete